{"id":12700,"date":"2020-12-04T07:03:00","date_gmt":"2020-12-04T07:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/healthmenowth.com\/?p=12700"},"modified":"2021-12-26T06:20:37","modified_gmt":"2021-12-26T06:20:37","slug":"%e0%b8%95%e0%b8%81%e0%b8%82%e0%b8%b2%e0%b8%a7-%e0%b8%a3%e0%b8%b1%e0%b8%81%e0%b8%a9%e0%b8%b2%e0%b9%83%e0%b8%ab%e0%b9%89%e0%b8%ab%e0%b8%b2%e0%b8%a2%e0%b8%82%e0%b8%b2%e0%b8%94%e0%b9%81%e0%b8%9a%e0%b8%9a","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/bladder\/%e0%b8%95%e0%b8%81%e0%b8%82%e0%b8%b2%e0%b8%a7-%e0%b8%a3%e0%b8%b1%e0%b8%81%e0%b8%a9%e0%b8%b2%e0%b9%83%e0%b8%ab%e0%b9%89%e0%b8%ab%e0%b8%b2%e0%b8%a2%e0%b8%82%e0%b8%b2%e0%b8%94%e0%b9%81%e0%b8%9a%e0%b8%9a\/","title":{"rendered":"Keputihan: Cara Menyembuhkan yang Benar\u00a0tanpa dokter"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/%e0%b8%97%e0%b8%b2%e0%b8%87%e0%b9%80%e0%b8%94%e0%b8%b4%e0%b8%99%e0%b8%9b%e0%b8%b1%e0%b8%aa%e0%b8%aa%e0%b8%b2%e0%b8%a7%e0%b8%b0\/leukorrhea-dont-panic\/\">Keputihan<\/a>&nbsp;merupakan kondisi yang bisa dialami oleh setiap wanita.&nbsp;Jenis keputihan yang berbeda dapat menunjukkan adanya kelainan pada setiap penyakit di dalam tubuh.&nbsp;dari perbedaan warna atau bau&nbsp;Kita harus selalu menjaga cek.&nbsp;Keputihan sering terjadi pada wanita setiap hari, terutama menjelang menstruasi.&nbsp;atau selama ovulasi&nbsp;dan setelah menstruasi&nbsp;Jika keputihan normal, itu tidak berbahaya.&nbsp;Tapi itu bisa mengganggu.&nbsp;Jika terlalu banyak dan terlalu banyak&nbsp;karena kita memiliki&nbsp;<a href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/%e0%b8%97%e0%b8%b2%e0%b8%87%e0%b9%80%e0%b8%94%e0%b8%b4%e0%b8%99%e0%b8%9b%e0%b8%b1%e0%b8%aa%e0%b8%aa%e0%b8%b2%e0%b8%a7%e0%b8%b0\/%e0%b8%95%e0%b8%81%e0%b8%82%e0%b8%b2%e0%b8%a7-%e0%b8%ad%e0%b8%b1%e0%b8%99%e0%b8%95%e0%b8%a3%e0%b8%b2%e0%b8%a2%e0%b9%83%e0%b8%81%e0%b8%a5%e0%b9%89%e0%b8%95%e0%b8%b1%e0%b8%a7%e0%b8%97%e0%b8%b5%e0%b9%88\/\">keputihan<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Paling sering disebabkan oleh infeksi.&nbsp;apakah itu jamur?&nbsp;bakteri&nbsp;penyakit menular seksual&nbsp;Termasuk mungkin ada kelainan pada vagina seperti tumor atau kanker, dan mungkin ada benda asing yang tersangkut di dalamnya.&nbsp;Oleh karena itu, untuk mengurangi gejala&nbsp;<a href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/hospital\/hospital-news\/%e0%b8%95%e0%b8%81%e0%b8%82%e0%b8%b2%e0%b8%a7-%e0%b8%a7%e0%b9%88%e0%b8%b2%e0%b8%81%e0%b8%b1%e0%b8%99%e0%b8%94%e0%b9%89%e0%b8%a7%e0%b8%a2%e0%b9%80%e0%b8%a3%e0%b8%b7%e0%b9%88%e0%b8%ad%e0%b8%87%e0%b8%99\/\">keputihan,<\/a>&nbsp;kita harus menjaga kesehatan kita dengan baik.&nbsp;Untuk mengurangi gejala keputihan.&nbsp;Anda bisa lihat sendiri sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-tetap-bersih\"><strong>1. Tetap bersih<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Harus bersih dan dirawat dengan baik, terutama di luar.&nbsp;Setiap kali Anda pergi ke kamar mandi harus dilap bersih dan kering.&nbsp;dengan mengusap dari depan ke belakang&nbsp;Jangan mengusap dari belakang ke depan&nbsp;untuk mencegah infeksi dari rektum&nbsp;seharusnya tidak menyebabkan kelembaban&nbsp;Karena dapat menyebabkan tumbuhnya jamur.&nbsp;dan tidak boleh memakai pakaian dalam atau celana yang terlalu ketat&nbsp;Karena dapat membuat area yang tidak nyaman dan pengap di area tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-jangan-menyuntikkan-douche-vagina\"><strong>2. Jangan menyuntikkan douche vagina.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa orang ingin vagina menjadi sangat bersih.&nbsp;Jadi saya pikir menyuntikkan air ke dalam vagina akan membuatnya sangat bersih, tetapi sebenarnya menggunakan air yang disuntikkan berisiko membawa kuman ke dalamnya.&nbsp;Ini juga akan membersihkan mikroorganisme baik dari vagina.&nbsp;Hal ini menyebabkan bakteri di vagina kehilangan keseimbangan dan menyebabkan keputihan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"3-jaga-kebersihan-pakaian-dalam-anda\"><strong>3. Jaga kebersihan pakaian dalam Anda.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pakaian dalam keputihan&nbsp;Seringkali noda yang mendarah daging&nbsp;Jika Anda menggunakan mesin cuci, Anda sering tidak bisa mencuci semuanya, dan pakaian dalam Anda tidak akan bersih.&nbsp;Menyebabkan keputihan yang sudah ada tidak akan hilang untuk sementara waktu&nbsp;Oleh karena itu, harus dicuci dan dibersihkan dengan tangan.&nbsp;Gunakan air panas matang untuk mendisinfeksi.&nbsp;Termasuk jika kamu merasa celana dalammu sudah sangat kotor&nbsp;Lebih baik membuang seluruh set dan membeli yang baru.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"4-selalu-makan-yogurt\"><strong>4. Selalu makan yogurt.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yogurt mengandung lactobacillus, yang meningkatkan mikroflora baik di vagina.&nbsp;Karena lactobacillus yang hancur, baik dari douching.&nbsp;atau dari minum antibiotik untuk waktu yang lama&nbsp;Makan dadih atau yogurt akan membantu meningkatkan mikroorganisme baik ini.&nbsp;untuk menjaga keseimbangan di dalam vagina&nbsp;dan mengurangi keputihan juga<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"5-hindari-seks\"><strong>5. Hindari seks<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama&nbsp;<a href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/%e0%b8%97%e0%b8%b2%e0%b8%87%e0%b9%80%e0%b8%94%e0%b8%b4%e0%b8%99%e0%b8%9b%e0%b8%b1%e0%b8%aa%e0%b8%aa%e0%b8%b2%e0%b8%a7%e0%b8%b0\/%e0%b8%95%e0%b8%81%e0%b8%82%e0%b8%b2%e0%b8%a7-%e0%b8%95%e0%b9%89%e0%b8%ad%e0%b8%87%e0%b8%95%e0%b8%81%e0%b9%83%e0%b8%88\/\">keputihan, Anda<\/a>&nbsp;harus menahan diri untuk tidak berhubungan seks dan menunggu sampai sembuh terlebih dahulu.&nbsp;Karena dapat menyebabkan infeksi yang lebih serius.&nbsp;Setiap kali sebelum berhubungan seks harus dicuci dengan baik.&nbsp;Karena infeksi tersebut menyebabkan keputihan pada wanita.&nbsp;Seringkali disebabkan oleh pria atau bahwa bagian luar wanita itu sendiri tidak cukup bersih.&nbsp;sehingga membawa infeksi ke dalam&nbsp;Cara terbaik untuk mencegah hal ini dengan memakai kondom setiap kali berhubungan seks.&nbsp;akan mengurangi risiko keputihan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun bila&nbsp;<a href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/%e0%b8%97%e0%b8%b2%e0%b8%87%e0%b9%80%e0%b8%94%e0%b8%b4%e0%b8%99%e0%b8%9b%e0%b8%b1%e0%b8%aa%e0%b8%aa%e0%b8%b2%e0%b8%a7%e0%b8%b0\/%e0%b8%95%e0%b8%81%e0%b8%82%e0%b8%b2%e0%b8%a7-%e0%b8%97%e0%b8%b5%e0%b9%88%e0%b9%84%e0%b8%a1%e0%b9%88%e0%b8%82%e0%b8%b2%e0%b8%a7-%e0%b8%97%e0%b8%b3%e0%b8%ad%e0%b8%a2%e0%b9%88%e0%b8%b2%e0%b8%87\/\">keputihan<\/a>&nbsp;tersebut berbau busuk.&nbsp;Ada sensasi terbakar bersamanya.&nbsp;yang merupakan infeksi&nbsp;Lebih baik pergi ke dokter.&nbsp;Karena akan sembuh sendiri secara perlahan jika tidak diberikan disinfektan.&nbsp;ke dokter untuk pemeriksaan&nbsp;untuk mendapatkan enema vagina&nbsp;Gunakan obat-obatan untuk membantu menyembuhkan infeksi yang ada.&nbsp;dan mengurangi gejala gatal&nbsp;Juga, kadang-kadang mungkin ada demam ringan, minum antipiretik dan istirahat agar sehat.&nbsp;sampai normal kembali&nbsp;Keputihan akan hilang.<\/p>\n<div style='text-align:right' class='yasr-auto-insert-visitor'><!--Yasr Visitor Votes Shortcode--><div id='yasr_visitor_votes_6a4821da1a984' class='yasr-visitor-votes'><div id='yasr-vv-second-row-container-6a4821da1a984'\r\n                                        class='yasr-vv-second-row-container'><div id='yasr-visitor-votes-rater-6a4821da1a984'\r\n                                      class='yasr-rater-stars-vv'\r\n                                      data-rater-postid='12700'\r\n                                      data-rating='5'\r\n                                      data-rater-starsize='32'\r\n                                      data-rater-readonly='false'\r\n                                      data-rater-nonce='44c663a235'\r\n                                      data-issingular='false'\r\n                                    ><\/div><div class=\"yasr-vv-stats-text-container\" id=\"yasr-vv-stats-text-container-6a4821da1a984\"><span id=\"yasr-vv-text-container-6a4821da1a984\" class=\"yasr-vv-text-container\">[Total: <span id=\"yasr-vv-votes-number-container-6a4821da1a984\">3<\/span>  Average: <span id=\"yasr-vv-average-container-6a4821da1a984\">5<\/span>]<\/span><\/div><div id='yasr-vv-loader-6a4821da1a984' class='yasr-vv-container-loader'><\/div><\/div><div id='yasr-vv-bottom-container-6a4821da1a984'\r\n                              class='yasr-vv-bottom-container'\r\n                              style='display:none'><\/div><\/div><!--End Yasr Visitor Votes Shortcode--><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keputihan&nbsp;merupakan kondisi yang bisa dialami oleh setiap wanita.&nbsp;Jenis keputihan yang berbeda dapat menunjukkan adanya kelainan pada setiap penyakit di dalam tubuh.&nbsp;dari perbedaan warna atau bau&nbsp;Kita harus selalu menjaga cek.&nbsp;Keputihan sering terjadi pada wanita setiap hari, terutama menjelang menstruasi.&nbsp;atau selama ovulasi&nbsp;dan setelah menstruasi&nbsp;Jika keputihan normal, itu tidak berbahaya.&nbsp;Tapi itu bisa mengganggu.&nbsp;Jika terlalu banyak dan terlalu banyak&nbsp;karena<a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/bladder\/%e0%b8%95%e0%b8%81%e0%b8%82%e0%b8%b2%e0%b8%a7-%e0%b8%a3%e0%b8%b1%e0%b8%81%e0%b8%a9%e0%b8%b2%e0%b9%83%e0%b8%ab%e0%b9%89%e0%b8%ab%e0%b8%b2%e0%b8%a2%e0%b8%82%e0%b8%b2%e0%b8%94%e0%b9%81%e0%b8%9a%e0%b8%9a\/\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">&#8220;Keputihan: Cara Menyembuhkan yang Benar\u00a0tanpa dokter&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":158819400,"featured_media":1817,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_coblocks_attr":"","_coblocks_dimensions":"","_coblocks_responsive_height":"","_coblocks_accordion_ie_support":"","advanced_seo_description":"","jetpack_seo_html_title":"","jetpack_seo_noindex":false,"yasr_overall_rating":0,"yasr_post_is_review":"","yasr_auto_insert_disabled":"","yasr_review_type":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"{title}\n\n{excerpt}\n\n{url}","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"_wpas_customize_per_network":false,"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[58023662],"tags":[12154747,156870877],"class_list":["post-12700","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bladder","tag-12154747","tag-156870877","entry"],"translation":{"provider":"WPGlobus","version":"3.0.2","language":"id","enabled_languages":["th","zh","id","ja","ko","ru"],"languages":{"th":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"zh":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"id":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"ja":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"ko":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"ru":{"title":true,"content":true,"excerpt":false}}},"yasr_visitor_votes":{"stars_attributes":{"read_only":false,"span_bottom":false},"number_of_votes":3,"sum_votes":15},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/healthmenowth.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/pexels-photo-1487956.jpeg?fit=1880%2C1255&ssl=1","jetpack_likes_enabled":false,"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pb2JDV-3iQ","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12700","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/158819400"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12700"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12700\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20419,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12700\/revisions\/20419"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1817"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12700"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12700"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12700"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}