{"id":13793,"date":"2021-08-08T03:21:18","date_gmt":"2021-08-08T03:21:18","guid":{"rendered":"https:\/\/healthmenowth.com\/?p=13793"},"modified":"2021-12-11T05:34:31","modified_gmt":"2021-12-11T05:34:31","slug":"5-ways-prevent-amd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/eye\/5-ways-prevent-amd\/","title":{"rendered":"Degenerasi Makula: 5 langkah untuk mencegah penyakit"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun&nbsp;<a href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/diseases\/eyes\/amd-age-related-macular-degeneration\/\">degenerasi makula&nbsp;<\/a>Akan ada banyak alasan yang terlibat.&nbsp;termasuk faktor usia&nbsp;Juga tidak ada perlindungan terbaik.&nbsp;Tapi bagaimana bisa memperlambat penyakit untuk memperpanjang waktu?&nbsp;dapat mengurangi kerusakan&nbsp;dengan cara yang berbeda ini<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>1. Kenakan kacamata hitam saat berada dalam cahaya terang.&nbsp;dan hindari menggunakan mata Anda dalam gelap<\/strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Mengenakan kacamata hitam dengan lapisan pelindung UV secara teratur dalam cahaya terang&nbsp;mampu membantu mencegah sinar UV merusak retina&nbsp;termasuk mengurangi perilaku menggunakan mata dalam gelap, seperti membaca dalam cahaya redup&nbsp;atau bermain dengan telepon saat lampu mati<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>2. Hindari minuman beralkohol.<\/strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Memang benar bahwa minum alkohol secara teratur&nbsp;Dapat berdampak buruk pada mata.&nbsp;Racun dalam alkohol merusak saraf optik.&nbsp;mempengaruhi penglihatan&nbsp;Ini karena alkohol mengurangi aliran darah ke retina.&nbsp;Pada akhirnya, itu akan menjadi penyakit retina permanen.&nbsp;dan berkembang menjadi&nbsp;<a href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/diseases\/eyes\/cataract\/\">katarak dan&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/diseases\/eyes\/glaucoma\/\">glaukoma<\/a>&nbsp;di masa depan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>3. Berhenti merokok.<\/strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Selain menciptakan efek negatif pada berbagai sistem&nbsp;dari tubuh&nbsp;Racun dalam rokok juga merusak sel retina.&nbsp;Ada penelitian medis di luar negeri menemukan bahwa&nbsp;Perokok enam kali lebih mungkin untuk mengembangkan degenerasi makula daripada non-perokok dan mempercepat penyakit hingga 10 kali lebih cepat daripada orang normal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>4. Hindari makan makanan yang tinggi lemak dan kolesterol.<\/strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Makan makanan tinggi lemak dan kolesterol, seperti daging babi berlemak, kulit ayam, tiram, makanan bertepung, dll, selain mempengaruhi&nbsp;membuat risiko&nbsp;<a href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/diseases\/heart\/hypertension\/\">tekanan darah tinggi&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/diseases\/brain-nerve\/stroke\/\">Stroke<\/a>&nbsp;dan&nbsp;<a href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/diseases\/heart\/ischemic-heart-disease\/\">jantung<\/a>&nbsp;yang akan menimbulkan resiko pecahnya pembuluh darah di retina juga.&nbsp;Oleh karena itu, makanan ini harus dihindari untuk kesehatan mata yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>5. Makan Sayur dan Buah&nbsp;Terutama sayuran berdaun hijau untuk mendapatkan nutrisi penting.<\/strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Ada keterangan dari dokter mata dan ahli gizi yang informasinya sama.&nbsp;Makanan penting yang benar-benar dapat membantu mencegah degenerasi makula adalah Lutein dan Zeaxanthin, yang merupakan nutrisi yang membantu meningkatkan kinerja penglihatan.&nbsp;Ini juga membantu menyaring cahaya biru untuk mengenai mata.&nbsp;yang ditemukan dalam makanan alami seperti sayuran&nbsp;Buah-buahan berwarna hijau tua dan kuning seperti kangkung, bayam, bayam dan jagung juga telah ditemukan untuk membantu memperlambat penuaan dari dua nutrisi ini secara teratur.&nbsp;dan mengurangi kemungkinan katarak&nbsp;Selain itu, betakaroten, yang ditemukan dalam makanan seperti wortel, ubi jalar, melon, labu, juga merupakan perawatan mata yang baik.&nbsp;dan memperlambat kerusakan lensa mata juga<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0 \u00a0 \u00a0Tidak hanya itu, nutrisi penting lainnya\u00a0Penting untuk mencegah degenerasi makula, termasuk Vitamin E yang melindungi penglihatan dari sinar matahari.\u00a0Ditemukan dalam makanan seperti almond, biji labu, biji bunga matahari, beras merah, kacang kering dan wijen. Vitamin C ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran seperti paprika, tomat, jeruk dan nanas, jambu biji, pepaya. Vitamin ini membantu memperkuat kapiler .\u00a0dan dapat mencegah degenerasi makula<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0 \u00a0 \u00a0Omega-3, asam lemak esensial yang ditemukan dalam ikan teri, tuna, kakap, mackerel, salmon, dll., juga membantu mencegah degenerasi makula.\u00a0Karena nutrisi ini merupakan asam lemak esensial yang ada di mata kita.\u00a0Ini akan menambah kelembapan pada mata.\u00a0dan dapat memperlambat degenerasi makula<\/p>\n<div style='text-align:right' class='yasr-auto-insert-visitor'><!--Yasr Visitor Votes Shortcode--><div id='yasr_visitor_votes_184276bea66a0' class='yasr-visitor-votes'><div id='yasr-vv-second-row-container-184276bea66a0'\r\n                                        class='yasr-vv-second-row-container'><div id='yasr-visitor-votes-rater-184276bea66a0'\r\n                                      class='yasr-rater-stars-vv'\r\n                                      data-rater-postid='13793'\r\n                                      data-rating='4.9'\r\n                                      data-rater-starsize='32'\r\n                                      data-rater-readonly='false'\r\n                                      data-rater-nonce='f4c8fc107c'\r\n                                      data-issingular='false'\r\n                                    ><\/div><div class=\"yasr-vv-stats-text-container\" id=\"yasr-vv-stats-text-container-184276bea66a0\"><span id=\"yasr-vv-text-container-184276bea66a0\" class=\"yasr-vv-text-container\">[Total: <span id=\"yasr-vv-votes-number-container-184276bea66a0\">35<\/span>  Average: <span id=\"yasr-vv-average-container-184276bea66a0\">4.9<\/span>]<\/span><\/div><div id='yasr-vv-loader-184276bea66a0' class='yasr-vv-container-loader'><\/div><\/div><div id='yasr-vv-bottom-container-184276bea66a0'\r\n                              class='yasr-vv-bottom-container'\r\n                              style='display:none'><\/div><\/div><!--End Yasr Visitor Votes Shortcode--><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meskipun&nbsp;degenerasi makula&nbsp;Akan ada banyak alasan yang terlibat.&nbsp;termasuk faktor usia&nbsp;Juga tidak ada perlindungan terbaik.&nbsp;Tapi bagaimana bisa memperlambat penyakit untuk memperpanjang waktu?&nbsp;dapat mengurangi kerusakan&nbsp;dengan cara yang berbeda ini 1. Kenakan kacamata hitam saat berada dalam cahaya terang.&nbsp;dan hindari menggunakan mata Anda dalam gelap&nbsp; &nbsp; &nbsp;Mengenakan kacamata hitam dengan lapisan pelindung UV secara teratur dalam cahaya terang&nbsp;mampu membantu<a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/eye\/5-ways-prevent-amd\/\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">&#8220;Degenerasi Makula: 5 langkah untuk mencegah penyakit&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":158819400,"featured_media":2385,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_coblocks_attr":"","_coblocks_dimensions":"","_coblocks_responsive_height":"","_coblocks_accordion_ie_support":"","_crdt_document":"","advanced_seo_description":"","jetpack_seo_html_title":"","jetpack_seo_noindex":false,"yasr_overall_rating":0,"yasr_post_is_review":"","yasr_auto_insert_disabled":"","yasr_review_type":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"_wpas_customize_per_network":false,"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[712450980],"tags":[5957421],"class_list":["post-13793","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eye","tag-5957421","entry"],"translation":{"provider":"WPGlobus","version":"3.0.2","language":"id","enabled_languages":["th","zh","id","ja","ko","ru"],"languages":{"th":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"zh":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"id":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"ja":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"ko":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"ru":{"title":true,"content":true,"excerpt":false}}},"yasr_visitor_votes":{"stars_attributes":{"read_only":false,"span_bottom":false},"number_of_votes":35,"sum_votes":171},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/healthmenowth.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/pexels-photo-1810490.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1","jetpack_likes_enabled":false,"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pb2JDV-3At","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13793","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/158819400"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13793"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13793\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19101,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13793\/revisions\/19101"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2385"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13793"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13793"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/healthmenowth.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13793"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}